Guest Lecture Prof. Christie S. Warren “The Establishment Constitution in Various Countries”

Pusat Pengkajian Pancasila dan Konstitusi (PUSKAPSI) Fakultas Hukum Universitas Jember menggelar Guest Lecture yang dihadiri oleh Prof. Christie S. Warren ( Professor William and Marry Law School Virginia ) bertema The Establishment Constitution in Various Countries diselenggarakan di Auditorium Fakultas Hukum Universitas Jember, 30 September 2017.

Prof Christie S Warren merupakan guru besar yang mengajar Public International Law, International Human Rights Law, Comparative Law, Comparative Constitutional Systems di Marshall Wythe School of Law College of William and Mary Williamsburg, Virginia Amerika Serikat. Selain aktivitas mengajar Prof Warren memiliki sejarah panjang dalam melakukan aktivitas yang membawa manfaat bagi pembangunan demokrasi dan prinsip konstitusionalisme, diantaranya pernah menjadi tenaga ahli ketua Mahkamah Agung Amerika Serikat, beliau juga memberikan asistensi bagi program Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk program pencegahan konflik dan menjaga perdamaian serta demokrasi di masa transisi politik di berbagai belahan duni seperti Moldova, Haiti, Kirgistan, Maldives, Sri lanka, Sudan dan masih banyak lagi.

Beliau juga merupakan penasehat senior di lembaga internasional ternama seperti Internasional Institute for Democracy and Electoral Assistance Stockholm, Swedia dengan wilayah kerjanya di Africa, Asia, Europe, dan America Latin. Lembaga internasional lain yang pernah menggunakan keahlian Prof Warren adalah International Bridges to Justice dan International Training Institute
di Geneva, Switzerland, Central and Eastern European Law Institute Prague, Czech Republic, Freedom House Vilnius, Lithuania, dan masih banyak lagi.

Terkait keahlian pembentukan konstitusi, Prof Warren juga membantu penyusunan konstitusi baru di negara yang sedang terlibat konflik. Isu-isu dalam penyusunan konstitusi yang menjadi fokus beliau adalah kepentingan kelompok minoritas, pembagian kekuasaan, isu terkait gender, hubungan antara agama dan negara, hak asasi manusia, pengelolaan sumber daya alam, bentuk pemerintahan yang efektif dan peran konstitusi di masa pasca konflik.