Studi Pembudayaan Pancasila Sebagai Penangkal Gerakan Radikal

Bekerjasama dengan Pusat Studi Pancasila (PSP) Universitas Gadjah Mada. Pusat Pengkajian Pancasila dan Konstitusi (PUSKAPSI) Fakultas Hukum Universitas Jember mengadakan Focus Group Discussion dengan topik “Studi Pembudayaan Pancasila Sebagai Penangkal Gerakan Radikal” yang diselenggarakan di Fakultas Hukum Universitas Jember, 22 Mei 2017.

FGD kali ini merupakan penegasan keberadaan Pancasila ditengah semakin masifnya gerakan-gerakan yang ingin mengganti Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi final bangsa Indonesia. Acara dibuka oleh Iwan Rachmad Soetijono, S.H., M.H selaku Wakil Dekan III Fakultas Hukum Universitas Jember.

Narasumber yang hadir diantaranya Prof Halim selaku perwakilan dari MUI Jember dan Kepala Bidang Kajian MUI Jawa Timur, Andang Subaharianto ( Rektor UNTAG Banyuwangi ), Totok Sudaryanto, S.H., M.S. ( Pembina PUSKAPSI ), Gautama Budi Arundhati ( Peneliti PUSKAPSI ), Sunarlan ( Dosen FIB UNEJ ), Dr Heri, S.P., S.Kom. ( PSP UGM ) dan beberapa perwakilan dari beberapa LSM serta aktivis.

Para Narasumber sepakat bahwa Pancasila sekarang kurang dalam hal pembudayaan kepada masyarakat Indonesia utamanya kepada para generasi muda, sehingga pembudayaan harus dilakukan dengan 2 cara, yakni persuasif dengan pendidikan dan dengan represif yang dilakukan untuk membendung gerakan radikal.