DITJEN AHU dan PUSKAPSI Sepakat Partai Politik Harus Lebih Efektif serta Demokratis

Pusat Pengkajian Pancasila dan Konstitusi (PUSKAPSI) ­Fakultas Hukum Universitas Jember mengadakan berbagai rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati bulan pendidikan dan kebangkitan nasional, Salah satunya Focus Group Discussion bertema “Redesain Kelembagaan dan Profesionalisme Partai Politik Menuju Sistem Kepartaian yang Efektif dan Demokratis” dilaksanakan pada tanggal 3 Mei 2017 di Hotel Aston Jember.

Acara ini terselenggara  kerjasama dengan Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Dihadiri oleh Dr A. Ahsin Thohari selaku Kepala Sub Direktorat Partai Politik Ditjen AHU KEMENKUMHAM RI, para akademisi, peneliti, KPUD Kab. Jember dan perwakilan partai politik. Acara dibuka oleh Dr Nurul Ghufron selaku Dekan Fakultas Hukum Universitas Jember.

Narasumber yang hadir diantaranya Andang Subaharianto (Rektor UNTAG Banyuwangi) membahas tentang “Spektrum Ideologi Parpol dan Negara Pancasila”, Sunarlan (Dosen Fakultas Ilmu Budaya UNEJ) membahas tentang “Peran Organisasi Under Bouw Partai Politik Di Indonsesia”, Gautama Budi Arundhati membahas tentang “Implikasi Pembubaran Partai Politik oleh Mahkamah Konstitusi Terhadap Hak Konstitusional Warga Negara Indonesia” dan Dr Bayu Dwi Anggono yang mengangkat “Urgensi dan Strategi Penyederhanaan Partai Politik di Era Reformasi”

WhatsApp Image 2017-05-04 at 21.21.58

Dalam pemaparannya narasumber dan peserta sepakat bahwa partai politik adalah elemen penting dalam sistem demokrasi di Indonesia. Namun perlu adanya evaluasi terhadap partai politik agar lebih efektif dan menjunjung tinggi demokrasi, mengingat banyaknya masalah internal yang menimpa dan kasus korupsi yang menyebabkan trust masyarakat terhadap partai politik berkurang.

 

Materi dari Narasumber bisa diunduh disini : Makalah Narasumber